
Indonesia mempunyai ragam tarian dan budaya yang harus dilestarikan agar karekter bangsa ini semakin kuat. Indonesia juga mempunyai lagu daerah di setiap daerahnya. Segala sesuatu jika dilakukan sediri akan terasa akan sulit. Jika dilakukan bersama akan terasa mudah meskipun berbeda suku, agama tetapi tetap satu. Dimasa sulit seperti ini, kita harus saling tolong menolong.
Pancasila adalah landasan Negara kita dan semboyan kita adalah “Bhinneka Tunggal Ika” perbedaan membuat kita semakin kaya, kita harus berjanji menjaga nusantara dengan beragam kekayaan budaya didalamnya. Jangan sampai bangsa ini terpecah belah. Damailah Indonesia dengan segala ragam budayanya.
Dampak COVID–19 ini telah membalikkan roda kehidupan masyarakat Indonesia termasuk sektor ekonomi. Deretan kisah pilu akibat COVID–19 tak terhitung jumlahnya, namun dalam keterbatasan ini kita masih bias bersatu, bekerja sama untuk membantu sesama.
MENYIAPKAN TAHUN AJARAN BARU DIMASA PANDEMI
KEBIJAKAN PEMBELAJARAN DI TAHUN 2020/2021
1. PRINSIP
Kesehatan dan keselamatan adalah prioritas utama bagi peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, dan semua warga satuan Pendidikan
2. TAHUN AJARAN 2020/2021
Tahun Ajaran 2020/2021 dimulai pada bulan Juli 2020 pola dan metode pembelajaran berbeda di setiap daerah tergantung kondisi keamanan penyebaran virus corona.
3. PEMBELAJARAN DI ZONA KUNING, ORANGE DAN MERAH
Daerah yang berada di zona kuning, orange, dan merah, dilarang membuika Kembali satuan Pendidikan dengan sistem belajar tatap muka. satuan Pendidikan pada zona–zona tersebut tetap melanjutkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sesuai dengan SE Mendikbud No. 4 Tahun 2020 dan SE Sekjen No. 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID–19).
4. PEMBELAJARAN DI ZONA HIJAU
Daerah yang berbeda di zona hijau, dapat membuka Kembali satuan Pendidikan dengan pembelajaran tatap muka dengan berpedoman pada syarat dan prosedur yang disiapkan pemerintah yang mencakup:
- Penetapan zona hijau oleh gugus tugas COVID–19 Nasional
- Penetapan oleh pemerintah daerah setempat berdasarkan asesmen yg komprehensif
- Kelayakan sekolah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka
- Kesediaan orang tua untuk mengizinkan anaknya ke sekolah.
PEMBELAJARAN JARAK JAUH
1. PRINSIP PEMBELAJARAN
- Memberikan pengumuman belajar yang bermakna bagi peserta didik
- Pendidik lebih memberikan umpan balik yang bersifat kualitatif
- Penugasan yang bervariasi kepada peserta didik, sesuai minat dan kondisi setempat
- Mengedepankan pola interaksi dan komunikasi yang positif antara guru dengan orang tua/wali
2. METODE
Pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (Daring)
- Secara tatap muka virtual dengan menggunakan aplikasi google meet, zoom, webex, teams, dll.
- Menggunakan Learning Management System (LMS), seperti rumah belajar, ruang guru, kelas pintas, sekolahmu, zenius, net, dll.
- Menggunakan media social dan web, seperti Whatsapp, youtube, Instagram, dsb.
Pembelajaran jarak jauh luar jaringan (luring)
- Menggunakan buku, modul, dan bahan ajar dari lingkungan sekitar
- Menggunakan media televisi nasional/lokal (IE, Program BDR melalui TVRI, TV Edukasi)
- Menggunakan Radio Nasional/Daerah (IE, Program BDR melalui RRI, Suara Edukasi).
KEGIATAN PENUMBUHAN KARAKTER
KEGIATAN BERIBADAH
- Melakukan kegiatan ibadah harian, untuk muslim melakukan shalat 5 waktu tepat waktu, melakukan shalat dhuha. Untuk agama lain menyesuaikan.
- Rajin mengaji/membaca kitab suci.
- Melakukan kegiatan ibadah harian lain seperti menghafal surah-surah, menulis ayat-ayat al-quran, untuk agama lain menyesuaikan.
- Selama libur COVID-19, shalat dilakukan berjamaah dirumah bersama orangtua dan saudara.

AKTIVITAS HARIAN DAN KEMANDIRIAN
- Membaca banyak buku-buku untuk membuka jendela dan pengetahuan tentang dunia.
- Berkebun, menanam tanaman yang bermanfaat
- Memasak didapur Bersama ibu.
- Bernyanyi, bermain musik, menghafal lagu-lagu daerah nusantara.
- Menjadi anak yang mandiri, melakukan kegiatan-kegiatan pribadi tanpa dibantu orangtua misalnya mandi menyiapkan makan sendiri, mencuci piring bekas makan sendiri, merapikan kamar tidur sendiri dan lain-lain.
- Membantu pekerjaan orangtua dirumah
- Berolahraga disekitar rumah. Berolahraga dapat dilakukan sendiri atau Bersama orang tua dan keluarga
TIGA KOMPONEN ANAK MANDIRI BELAJAR
1. BEFORE
- SELF-Determined Goals & Standards
2. DURING
- SELF-Monitoring
- SELF-Intruction
3. AFTER
- SELF-Evaluation
- SELF-Imposed Contingencies
KOMPONEN MOTIVASI
1. AUTONOMY
2. MASTERY
3. RELATEDNESS
Laman: sman12berau.sch.id
Instagram: instagram.com/sman12berau_id
Facebook: facebook.com/sman12berauID
Youtube: SMA NEGERI 12 BERAU
#CerdasBerkarakter
#BlogBerkarakter
#SeruBelajarKebiasaanBaru
#BahagiaBelajardiRumah
AYU WULANDARI (Siswi Kelas XI MIPA 1)
NIS: 190687
NISN: 0050493369
ASAL SEKOLAH: SMA NEGERI 12 BERAU






