SEKILAS INFO
21-04-2026
  • 3 tahun yang lalu / Sekolah BANUA (Berbudaya, Agamis, Nasionalis, Ukhuwah, Amanah)
  • 3 tahun yang lalu / SMA Maju Bersama Hebat Semua
  • 5 tahun yang lalu / SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMA NEGERI 12 BERAU || Alamat : Jln. SMA Bangun No. 1 RT 01 Sei Bebanir Bangun Kel. Sambaliung, Kec. Sambaliung, Kab. Berau, Prov. Kalimantan Timur, Kode Pos 77371 || NPSN : 69815477 || AKREDITASI A
21
Sep 2020
0
BUTANYA REMAJA INDONESIA ATAS BAHASA INTERNASIONAL DAN BAHASA INDONESIA

Bahasa merupakan salah satu unsur penting dalam kehidupan. Beraneka ragam bahasa mewarnai dunia. Ciri khas bangsa dapat dilihat dari bahasa yang digunakan. Menurut Ethonologue, terdapat 6.192 bahasa di dunia. Jumlah tersebut tentu masih dapat bertambah.

Ananiadou, McNaught, dan Thompson (2016) mengungkapkan bahwa teknologi bahasa yang berbasis aplikasi, alat, dan layanan dapat menjadi solusi komunikasi antar individu yang terhalang oleh adanya perbedaan bahasa. Kualitas aplikasi penerjemahan yang sudah dikembangkan, penerjemahan bahasa Inggris ke bahasa lain masih kurang. Dan sebaliknya, penerjemahan bahasa lain ke bahasa Inggris sudah cukup memadai. Hal itu dapat diambil kesimpulan bahwa, bahasa Inggris merupakan bahasa asing yang paling umum digunakan oleh pengguna internet, diikuti oleh bahasa Jerman dan bahasa Spanyol.

Hanya sedikit remaja yang bisa berbahasa Inggris dengan benar dan tepat. Cara pengucapan bahasa Inggris saja tidak semua remaja indonesia bisa mengucapkan dengan benar. Terkadang, siswa benar dalam pengucapan tapi tidak mengetahui apa arti kata atau kalimat atau teks tersebut. Remaja Indonesia tidak terlalu mementingkan bahasa Internasional tersebut, terkadang remaja di Indonesia, rela belajar bahasa korea di bandingkan Bahasa Inggris. Itu terjadi karena malas dan ingin terlihat populer di kalangannya.

Dalam era digital, teknologi bahasa membantu manusia dalam berkolaborasi, berbisnis, berbagi pengetahuan, dan berpartisipasi dalam perdebatan sosial dan politik.

 Contoh keterlibatan bahasa dalam penggunaan teknologi, yaitu:

(1) menemukan informasi dengan mesin pencari,

(2) mengecek ejaan dan tata bahasa dengan prosesor kata,

(3) mengikuti petunjuk lisan dari sebuah sistem navigasi, dan

(4) menerjemahkan halaman (web) melalui layanan online.

Terlepas dari permasalahan bahasa Internasional. bahasa Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal ini dapat dilihat dari penambahan jumlah kosakata bahasa Indonesia didalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) melalui sumbangan kosakata kosakata bahasa daerah. Dikutip dari laman Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (badanbahasa.kemdikbud.go.id) diketahui bahwa terdapat penambahan sekitar 30.000 lema dalam KBBI edisi kelima.

Perkembangan bahasa tersebut juga tidak menutup kemungkinan adanya perkembangan bahasa slang. Bahasa slang dalam KBBI berarti ragam bahasa tidak resmi dan tidak baku yang sifatnya musiman, dipakai oleh kaum remaja atau kelompok sosial tertentu untuk komunikasi intern dengan maksud agar yang bukan anggota kelompok tidak mengerti. Penggunaan bahasa slang dari generasi ke generasi lainnya tidak pernah berhenti. Sebagian orang menyatakan bahwa bahasa slang ini diciptakan sebagai bahasa kode atau bahasa rahasia untuk kalangan tertentu saja. Namun seiring perkembangan zaman, penggunaan bahasa slang semakin luas dan melebihi Penggunaan bahasa formalnya sendiri. Hal ini sejalan dengan perkembangan media sosial yang kian cepat menyebabkan munculnya bahasa, istilah, ataupun kosakata kosakata baru.

Penggunaan bahasa slang dan munculnya istilah-istilah baru menjadi bagian dari komunikasi dan perkembangan bahasa yang tidak dapat dihindari seiring dengan perkembangan zaman. Bahasa slang tidak berarti menjadi ancaman bagi keutuhan bahasa Indonesia karena bahasa slang dengan sendirinya akan hilang dan berganti sesuai dengan selera, zaman, dan generasi penerusnya. Generasi muda yang menjadi pencipta dan pengguna bahasa slang, harus dengan bijak dan cerdas memilih dan memilah bahasa yang digunakan, mengingat bahwa istilah-istilah atau bahasa slang menyebar dengan sangat cepat dan populer pada era milenial, pengguna media sosial, juga pada masyarakat yang ingin selalu merasa kekinian.

Contoh bahasa gaul yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari:

  1. Gue (saya);
  2. Lo (kamu);
  3. Nyokap (ibu);
  4. Bokap (bapak);
  5. Mager (malas gerak) dan lain sebagainya.

Selain dari bahasa gaul yang menjadi penyebab pudarnya bahasa indonesia, terdapat faktor lain juga yakni penggunaan bahasa daerah. Bahasa daerah susah untuk dihilangkan begitu saja. Karena, keterbiasaan dari lingkungannya yang menjadikan bahasa daerah menjadi bahasa sehari-hari. Kenapa demikian? Karena seperti yang kita ketahui sekarang bahwa masih banyak remaja yang menggunakan bahasa daerah. Contohnya, dalam dunia pendidikan yaitu Sekolah Menengah Atas yang berada dikampung kampung. Masih banyak pelajar yang menggunakan bahasa daerah, walaupun dalam sebuah sekolah terdapat pelajar dari berbagai daerah, seharusnya bahasa yang digunakan tentu bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia. Akan tetapi, sekarang para pelajar masih menggunakan bahasa dari daerahnya masing-masing.

Namun, sebaliknya bahasa daerah dikota kota besar sudah jarang terdengar (hampir pudar). Diakibatkan, remaja yang dikota sebagian besar memakai bahasa slang, untuk terlihat gaul. Bahasa daerah di Indonesia juga tidak boleh musnah, karena bahasa daerah menunjukkan identitas dan ciri khas dari suatu suku dan daerah. Tetapi, kita harus pandai menempatkan bahasa daerah di mana bahasa tersebut di mengerti semua orang. (Saprianti-Siswi Kelas XII MIPA 1)


KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA KANTOR BAHASA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Saprianti#lombaesaikbptk2020


Laman: sman12berau.sch.id
Instagram: instagram.com/sman12berau_id
Facebook: facebook.com/sman12berauID
Youtube: SMA NEGERI 12 BERAU

#berprestasidarirumah
#merdekabelajar
#belajardarirumah
#bersamahadapikorona

Pos-pos Terbaru

Video Terbaru

Info Sekolah

SMA NEGERI 12 BERAU

NPSN : 69815477

Jl. SMA Bangun RT. 01 No. 01, Kampung Sei Bebanir Bangun
KEC. Sambaliung
KAB. Berau
PROV. Kalimantan Timur
KODE POS 77352